NAMA :ALEXANDRE DA SILVA RODRIQUES SALDANHA
Rabu, 18 September 2013
Selasa, 07 Mei 2013
MODEL BISNIS E-COMMERCE DENGAN PENGERTIANYA
Jenis Model Bisnis eCommerce
Menurut Michael Rappa, model bisnis dalam eCommerce dibagi menjadi :
- Brokerage
- Advertising
- Infomediary
- Merchant Manufacturer
- Affiliate
- Community
- Subscription
- Utility
-Brokerage
Membawa pembeli dan penjual pada satu tempat yang sama dan menjadi fasilitator transaksi.
Model penghasilannya terutama dari biaya persen per transaksi yang terjadi.
-Advertising
Merupakan pengembangan dari model broadcasting (penyiaran) tradisional.
Dalam hal ini yang menjadi broadcaster (penyiar) adalah situs web yang menyediakan content (isi) dan services (layanan) dikombinasikan dengan advertising message (iklan) yang terletak di banner.
Model penghasilannya terutama dari biaya pemasangan banner.
Model ini hanya bisa berjalan apabila traffic dari situs web broadcaster (penyiar) cukup besar / sering dikunjungi.
-Infomediary
Data mengenai pembeli dan kebiasaan membeli mereka sangat penting, data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan analisis.
Hasil analisis tersebut dijual ke pihak ketiga yang memerlukan.
-Merchant
Model bisnis ini merupakan bentuk elektronis dari penjualan barang secara grosir maupun eceran (retail).
Penjualan bisa melalui harga yang ada maupun melalui lelang
-Manufacturer
Perusahaan brick and mortar, yang sudah mempunyai basis industri sendiri, membuat web untuk beberapa tujuan :
Memperpendek rantai distribusi produk dengan akses langsung ke pemakai
Meningkatkan pelayanan dan mengetahui kebutuhan pelangan secara langsung
-Affilite
Model bisnis yang memungkin afiliasi antar situs web eCommerce untuk melakukan promosi / penjualan di Internet
-Community
Berbasiskan pada kepuasan pengunjung situs, pada beberapa kasus pengunjung merupakan penyumbang isi dan pendapatan dari situs web tersebut.
-Subscription
Pengunjung membayarkan sejumlah uang pada saat akan mengakses situs tersebut. Isi dari situs tersebut merupakan informasi yang bernilai tinggi.
Pengunjung dikenakan biaya berdasarkan dengan banyaknya fasilitas yang diakses pada situs web tersebut. Umumnya situs web untuk payment gateway untuk kartu kredit
http://www8.hp.com
http://importmusik.com
http://indonetwork.co.id
http://www.ford.co.id
http://www.globalmarket.com
http://www.tradekey.com
http://www.amazon.com
http://www.bhinneka.com
http://habbatsonline.com
http://louisvuittonreplicabag.com
http://www.balidenpasartrading.com
http://www.kaskus.co.id
http://www.tokobagus.com
http://www.tokopedia.com
http://www.berniaga.com
http://www.duniavirtual.com
http://www.priceline.com
Minggu, 07 April 2013
Tugas Ecommerce
Nama :alexandre da silva
Nim :1110045
Soal :
E-commerce memang berhubungan dengan supply chain managament karena E-commerce dengan segala kemudahannya membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan, mengorganisasikan, menjalankan, sera melakukan pengontrolan terhadap rantai pasokan mereka. Dengan ini e-commerce bisa melakukan penghematan baik waktu dan biaya yang akan dihabiskan dalam hal rantai pasokan, selain itu peningkatan intensitas produksi perusahaan tentu harus didukung oleh manajemen rantai pasokan yang baik pula. Pasokan yang akan di atur untuk masuk dalam produksi harus bisa di atur dengan mudah, sehingga manajemen rantai pasokan tersebut bisa diatur dengan mudah melalui direktori online yang tentunya sangat membantu perusahaan untuk melakukan pengawasan dengan baik. Supply chain management selalu mempunyai masalah mengenai waktu pemesanan dengan waktu pengiriman dan waktu kedatangan barang yang telah dibutuhkan dalam kegiatan operasionalnya. Hal ini bisa diatasi dengan sistem yang canggih dan terintegrasi dengan otomatisasi database. Dengan hal ini sistem yang akan bekerja secara otomatis untuk mengaturnya. Sehingga dengan E-commerce ini tentunya dengan mudah melakukan berbagai hal mengenai supply chain management yang tentunya dapat meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan baik dalam hal waktu maupun biaya yang dikeluarkan. Jadi, manfaat dari hubungan antara E-Commerce dengan Supply Chain Management adalah meningkatnya hubungan perusahaan dengan konsumen secara langsung, berkurangnya biaya pengiriman produk, serta meningkatkan efektivitas perusahaan dalam memproduksi.
2. Jelaskan bagaimana E-Commerce dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja, karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan!
Jawab :
Mengurangi siklus waktu
Dengan e-commerce pada supply chain management mampu meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan baik dalam waktu maupun biaya yang dikeluarkan. Dengan hal ini terlihat bahwa dengan e-commerce dapat mengurangi siklus waktu.
Meningkatkan kinerja karyawan
Perusahaan sudah menggunakan e-commerce untuk melakukan koordinasi alur kinerja melalui direktori online. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari pemberian tugas dengan lebih terstruktur dan kemudahan akses bagi karyawan mengenai apa yang harus mereka lakukan besok di pagi hari di kantor mereka. Sehingga karyawan dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya secara dini untuk pekerjaan yang ttelah menanti esok hari. Sehingga perusahaan dapat meningkatkan kinerja karyawan melalui e-commerce.
Memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
Dengan e-commerce informasi yang diberikan kepada pelanggan dapat diberikan secara lengkap dan jelas. Memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi pembayaran bahkan dalam membandingkan harga, merek, maupun spesifikasi barang atau jasa yang akan dibeli. Proses yang dilakukan cepat, nyaman, dan mudah, oleh karena itu EC sangat memberikan dukungan dalam memberikan fasilitas dan layanan bagi pelanggan. EC dapat merubah bentuk pelayanan yang semula harus datang langsung ke suatu instansi yang dituju ataupun melalui via telepon, tapi sekarang menjadi pelayanan yang on-line disetiap waktu dimanapun berada sehingga dapat memudahkan dalam menangani segala transaksi. Tampilan media ecommerce menjadikan pelanggan dapat leluasa melihat segala aktivitas yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam memasarkan produknya.
13. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
Jawab :
A.) Marketplaces
Marketplaces adalah tempat di mana transaksi perdagangan dengan sejumlah uang atau pertukaran antara penjual dan pembeli atas barang dan jasa terjadi. Proses transaksi perdagangan terjadi secara langsung (face to face) dan komunikasi juga dilakukan secara langsung (2 arah).
Kelebihannya :
Kelebihannya :
Keterbatasan :
B2B (Bussines To Bussines)
Adalah Transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis juga transaksi antar perusahaan
Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi
Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
B2C (Bussines to Consument )
adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa. Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum.
C2C (Consument To Consument)
adalah model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot).
Nim :1110045
Soal :
- Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management!
E-commerce memang berhubungan dengan supply chain managament karena E-commerce dengan segala kemudahannya membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan, mengorganisasikan, menjalankan, sera melakukan pengontrolan terhadap rantai pasokan mereka. Dengan ini e-commerce bisa melakukan penghematan baik waktu dan biaya yang akan dihabiskan dalam hal rantai pasokan, selain itu peningkatan intensitas produksi perusahaan tentu harus didukung oleh manajemen rantai pasokan yang baik pula. Pasokan yang akan di atur untuk masuk dalam produksi harus bisa di atur dengan mudah, sehingga manajemen rantai pasokan tersebut bisa diatur dengan mudah melalui direktori online yang tentunya sangat membantu perusahaan untuk melakukan pengawasan dengan baik. Supply chain management selalu mempunyai masalah mengenai waktu pemesanan dengan waktu pengiriman dan waktu kedatangan barang yang telah dibutuhkan dalam kegiatan operasionalnya. Hal ini bisa diatasi dengan sistem yang canggih dan terintegrasi dengan otomatisasi database. Dengan hal ini sistem yang akan bekerja secara otomatis untuk mengaturnya. Sehingga dengan E-commerce ini tentunya dengan mudah melakukan berbagai hal mengenai supply chain management yang tentunya dapat meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan baik dalam hal waktu maupun biaya yang dikeluarkan. Jadi, manfaat dari hubungan antara E-Commerce dengan Supply Chain Management adalah meningkatnya hubungan perusahaan dengan konsumen secara langsung, berkurangnya biaya pengiriman produk, serta meningkatkan efektivitas perusahaan dalam memproduksi.
2. Jelaskan bagaimana E-Commerce dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja, karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan!
Jawab :
Mengurangi siklus waktu
Dengan e-commerce pada supply chain management mampu meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan baik dalam waktu maupun biaya yang dikeluarkan. Dengan hal ini terlihat bahwa dengan e-commerce dapat mengurangi siklus waktu.
Meningkatkan kinerja karyawan
Perusahaan sudah menggunakan e-commerce untuk melakukan koordinasi alur kinerja melalui direktori online. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari pemberian tugas dengan lebih terstruktur dan kemudahan akses bagi karyawan mengenai apa yang harus mereka lakukan besok di pagi hari di kantor mereka. Sehingga karyawan dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya secara dini untuk pekerjaan yang ttelah menanti esok hari. Sehingga perusahaan dapat meningkatkan kinerja karyawan melalui e-commerce.
Memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
Dengan e-commerce informasi yang diberikan kepada pelanggan dapat diberikan secara lengkap dan jelas. Memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi pembayaran bahkan dalam membandingkan harga, merek, maupun spesifikasi barang atau jasa yang akan dibeli. Proses yang dilakukan cepat, nyaman, dan mudah, oleh karena itu EC sangat memberikan dukungan dalam memberikan fasilitas dan layanan bagi pelanggan. EC dapat merubah bentuk pelayanan yang semula harus datang langsung ke suatu instansi yang dituju ataupun melalui via telepon, tapi sekarang menjadi pelayanan yang on-line disetiap waktu dimanapun berada sehingga dapat memudahkan dalam menangani segala transaksi. Tampilan media ecommerce menjadikan pelanggan dapat leluasa melihat segala aktivitas yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam memasarkan produknya.
13. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
Jawab :
A.) Marketplaces
Marketplaces adalah tempat di mana transaksi perdagangan dengan sejumlah uang atau pertukaran antara penjual dan pembeli atas barang dan jasa terjadi. Proses transaksi perdagangan terjadi secara langsung (face to face) dan komunikasi juga dilakukan secara langsung (2 arah).
Kelebihannya :
- Mengurangi biaya perolehan atas suatu informasi yang berharga.
- Perusahaan dapat memperluas jaringan pemasaran produk maupun jaringan kerjasama dengan pihak-pihak luar.
- Konsumen dapat bertanya secara cepat dan langsung dan online kepada produsen tentang produk- produk yang ditawarkan
Kelebihannya :
- transaksi dapat lebih cepat dan mudah dilakukan dimana saja selama ada jaringan internet, adanya fleksibilitas, tersedianya informasi yang lengkap.
- sistem keamanan internet yang belum memadai sehingga kepercayaan dari para konsumen terhadap transaksi lewat internet sangat lemah.
- Adanya risiko yang besar akan terjadinya tindak kejahatan penipuan dan pembajakan serta adanya keterbatasan jaringan internet di wilayah terpencil.
- Perlu adanya tambahan biaya untuk alat-alat khusus sperti koneksi internet, modem, dan sebagianya.
- Ketika transaksi sudah berlangsung, pembeli tidak langsung menerima barang yang dibeli, sedangkan penjual juga tidak menerima uang secara langsung.
- Ancaman dari pihak-pihak banyak.
Keterbatasan :
- sistem keamanan internet yang belum memadai sehingga kepercayaan dari para konsumen terhadap transaksi lewat internet sangat lemah.
- Adanya risiko yang besar akan terjadinya tindak kejahatan penipuan dan pembajakan serta adanya keterbatasan jaringan internet di wilayah terpencil.
- Perlu adanya tambahan biaya untuk alat-alat khusus sperti koneksi internet, modem, dan sebagianya.
- Ketika transaksi sudah berlangsung, pembeli tidak langsung menerima barang yang dibeli, sedangkan penjual juga tidak menerima uang secara langsung.
- Ancaman dari pihak-pihak banyak.
B2B (Bussines To Bussines)
Adalah Transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis juga transaksi antar perusahaan
Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi
Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
B2C (Bussines to Consument )
adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa. Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum.
C2C (Consument To Consument)
adalah model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot).
Selasa, 02 April 2013
Tugas PIB
Nama : alexandre Da Silva R.Saldanha
Nim : 11110045
Kelas : A
1.frame
Nim : 11110045
Kelas : A
1.frame
2.script
Contoh scipt
- Jalur (track) : membeli motor bekas
- Role (peran) : penjual,pembeli
- Prop (pendukung) : motor,surat-surat motor
- Kondisi input : pembeli dapat membeli motor bekas
- Adegan (scene) -1 : persiapan penjual
1.
penjual menyiapkan motor yang mau dijual
2.
penjual membersihkan motor yang mau dijual
- Adegan-2 : pembeli mencari motor bekas
1.
Pembeli menemukan tempat penjual
2.
Pembeli menyanyakan motor yang mau di beli
kepada penjual
- Adegan-3 : penjual menunjukan motor bekas
1.
Penjual menunjukan daftar dan tipe-tipe motor
yang di jualnya kepada pembeli
2.
Pembeli menemukan motor yang mau di belikan
- Adegan-4 :penjual menawarkan harga
1.
Penjual menawarkan harga kepada pembeli
2.
Pembeli menerima harga yang di berikan oleh
penjual
3.
Penjual dan pembeli spakatr dengan harga yang di
sepakatkan
4.
Pembeli mulai transaksikan uang
- HASILNYA
1.
Penjual merasa senang karna motornya sudah di
beli
2.
Pembeli merasa senang karna sudah memiliki motor
yang selama ini di cari
Senin, 18 Maret 2013
Senin, 25 Februari 2013
tugas1:pengantar intelegensi buatan
Nama :Alexandre da silva.r.s
kelas :A
Soal :
kelas :A
Soal :
Jarak Lintasan:
K,X,Y,Z,N =10
K,X,L,M,Y,Z,N =16
K,X,L,O,P,N =11
K,L,O,P,N =9
K,L,M,Y,Z,N =15
K,O,P,N =12
Jadi Jarak Lintasan yang paling Pendek adalah
K,L,O,P,N=9
Minggu, 02 Desember 2012
Memory dan Flip-flop
Memori adalah pusat kegiatan pada sebuah komputer, karena setiap proses
yang akan dijalankan, harus melalui memori terlebih dahulu. CPU mengambil
instruksi dari memori sesuai yang ada pada Program Counter. Instruksi dapat
berupa menempatkan / menyimpan dari / ke alamat di memori, penambahan, dan
sebagainya. Tugas sistem operasi adalah mengatur peletakan banyak proses pada suatu
memori. Memori harus dapat digunakan dengan baik, sehingga dapat memuat banyak
proses dalam suatu waktu.
Dasar Memori
Memori adalah media penyimpan data
pada komputer. Memori, berdasarkan fungsinya
dibagi menjadi dua yaitu :
a. Primary Memory
Dipergunakan untuk menyimpan data
dan instruksi dari program yang sedang dijalankan. Seringkali disebut juga
sebagai RAM. Karakteristik dari memori primer adalah :
o Volatile (informasi ada selama
komputer bekerja. Ketika komputer dipadamkan, informasi yang disimpannya
juga hilang)
o Berkecepatan tinggi
o Akses random(acak)
b. Secondary Memory
Dipergunakan untuk menyimpan data
atau program biner secara permanen. Karakteristik dari memori sekunder adalah
o Non volatile atau persisten
o Kecepatan relatif rendah
(dibandingkan memori primer)
o Akses random atau
sekuensial
Contoh memori sekunder : floppy,
harddisk, CD ROM, magnetic tape, optical disk, dll. Dari seluruh
contoh tersebut, yang memiliki mekanisme akses sekuensial adalah magnetic tape
Tabel 1:
Perbandingan antara memori utama dan memori sekunder
PRINSIP KERJA MEMORY KOMPUTER:
Di sistem ini, memori adalah urutan byte yang dinomori
(seperti “sel” atau “lubang burung dara”), masing-masing berisi sepotong kecil
informasi. Informasi ini mungkin menjadi perintah untuk mengatakan pada
komputer apa yang harus dilakukan. Sel mungkin berisi data yang diperlukan
komputer untuk melakukan suatu perintah. Setiap slot mungkin berisi salah satu,
dan apa yang sekarang menjadi data mungkin saja kemudian menjadi perintah.
Memori menyimpan berbagai bentuk informasi sebagai angka
biner. Informasi yang belum berbentuk biner akan dipecahkan (encoded) dengan
sejumlah instruksi yang mengubahnya menjadi sebuah angka atau urutan
angka-angka. Sebagai contoh: Huruf F disimpan sebagai angka desimal 70 (atau
angka biner) menggunakan salah satu metode pemecahan. Instruksi yang lebih
kompleks bisa digunakan untuk menyimpan gambar, suara, video, dan berbagai
macam informasi. Informasi yang bisa disimpan dalam satu sell dinamakan sebuah
byte.
Secara umum, memori bisa ditulis kembali lebih jutaan kali –
memori dapat diumpamakan sebagai papan tulis dan kapur yang dapat ditulis dan
dihapus kembali, daripada buku tulis dengan pena yang tidak dapat dihapus.
Ukuran masing-masing sel, dan jumlah sel, berubah secara hebat dari komputer ke
komputer, dan teknologi dalam pembuatan memori sudah berubah secara hebat –
dari relay elektromekanik, ke tabung yang diisi dengan air raksa (dan kemudian
pegas) di mana pulsa akustik terbentuk, sampai matriks magnet permanen, ke
setiap transistor, ke sirkuit terpadu dengan jutaan transistor di atas satu
chip silicon
RANGKAIAN FLIP FLOP
Prinsip Kerja Flip Flop
Pada
dasarnya, Flip-flop bekerja berdasarkan prinsip kerja transistor sebagai
saklar.
Jika Rangkaian tersebut diberi tegangan maka maka salah satu dari transistor akan berada dalam kondisi on. Kondisi ini akan tegantung pada kapasitor mana yang memiliki muatan lebih tinggi dibanding dengan kapasitor lain. Kapasitor yang memiliki muatan lebih tinggi akan melepaskan muatan listrik lebih dahulu sehingga transistor yang kaki basisnya terhubung dengan kapasitor tersebut akan berada dalam kondisi on sementara transistor tersebut on akan menyebabkan kapasitor yang terhubung dengan kaki kolektor akan terisi muatan, jika salah satu transistor dalam kondisi on maka transistor yang lain akan berada dalam konsi off hal ini akan berlaku terus menerus secara bergantian sehingga terjadilah pergiliran nyala lampu yang disebut lampu flip-flop.
Jika Rangkaian tersebut diberi tegangan maka maka salah satu dari transistor akan berada dalam kondisi on. Kondisi ini akan tegantung pada kapasitor mana yang memiliki muatan lebih tinggi dibanding dengan kapasitor lain. Kapasitor yang memiliki muatan lebih tinggi akan melepaskan muatan listrik lebih dahulu sehingga transistor yang kaki basisnya terhubung dengan kapasitor tersebut akan berada dalam kondisi on sementara transistor tersebut on akan menyebabkan kapasitor yang terhubung dengan kaki kolektor akan terisi muatan, jika salah satu transistor dalam kondisi on maka transistor yang lain akan berada dalam konsi off hal ini akan berlaku terus menerus secara bergantian sehingga terjadilah pergiliran nyala lampu yang disebut lampu flip-flop.
Dimulai dari Tr1, Jika Tr1 dalam
kondisi on (disebabkan C1 melepas muatan) maka kolektor dan
emitor akan terhubung sehingga Lampu D1 mendapat arus listrik sehingga D1
menyala, pada saat yang sama C2 mengisi muatan, setelah penuh maka C2 melepas
muatan sehingga Tr2 sekarang berada dalam kondisi on sementara
Tr1 berubah ke kondisi off. Pada saat Tr2 dalam kondisi on
akan menyebabkan kolektor dan emitor terhubung sehingga lampu D2 mendapat arus
listrik dan menyala, pada saat yang sama C1 mengisi muatan, demikian seterusnya
selama rangkaian flip-flop ini mendapat arus listrik, maka peristiwa tersebut
akan berulang. Sementara fungsi resistor dalam rangkaian ini adalah untuk
memberi bias tegangan pada kaki basis dari masing-masing transistor.
Pengertian Flip-Flop
Flip-flop adalah rangkaian digital
yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada suatu
perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan. Prinsip
dasar dari flip-flop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti
transistor, resistor dan dioda yang di rangkai menjadi suatu gerbang logika
yang dapat bekerja secara sekuensial
KESIMPULAN
KESIMPULAN
Memori adalah pusat kegiatan pada sebuah komputer, karena setiap proses
yang akan dijalankan, harus melalui memori terlebih dahulu. CPU mengambil
instruksi dari memori sesuai yang ada pada Program Counter. Instruksi dapat
berupa menempatkan / menyimpan dari / ke alamat di memori, penambahan, dan
sebagainya. Tugas sistem operasi adalah mengatur peletakan banyak proses pada
suatu memori. Memori harus dapat digunakan dengan baik, sehingga dapat memuat
banyak proses dalam suatu waktu.
sedangkan,Flip-flop adalah rangkaian
digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada
suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan.
Prinsip dasar dari flip-flop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti
transistor, resistor dan dioda yang di rangkai menjadi suatu gerbang logika
yang dapat bekerja secara sekuensial
Langganan:
Postingan (Atom)















